Friday, July 13, 2012

Tulisan Tanganmu Cermin Karaktermu


foto
INOVASIBLOGG - You are as you write. Begitulah sepenggal tulisan pada brosur yang diberikan graphologist Kusuma Prabandari kepada Tempo. Pakar analisis tulisan ini mengatakan karakter seseorang dapat terlihat melalui tulisan tangannya.

Mengapa demikian?(klik here) Menurut wanita berkerudung ini semua tulisan adalah gambaran dari otak seseorang. "Pada dasarnya tulisan tangan adalah tulisan otak," katanya di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Sabtu, 7 Juli 2012.

Otak menyimpan seluruh memori dalam hidup seseorang. Kenangan kehidupan itu ada selama ia hidup, sejak orang itu lahir. Dan kenangan itu tersimpan rapi dalam pikiran bawah sadar seseorang di otak manusia. Pengalaman itu dapat mempengaruhi penulis, yang tertuang secara tidak sadar melalui tulisannya.

"Jadi, semua pengalaman hidupnya yang tersimpan dalam pikiran bawah sadar orang itu akan membentuk karakter seseorang," kata wanita yang mempelajari ilmu analisis tulisan ini selama enam tahun.

Tulisan tangan seseorang memperlihatkan karakter penulisnya karena otak menyalurkan karakter melalui gaya tulisan orang itu. Tangan hanyalah otot yang digerakkan otak untuk menulis. Alat tulis adalah alat bantu atau media yang menyalurkan buah pikir seseorang dalam bentuk nyata.

Konten atau hasil tulisan yang ditulis seseorang adalah buah pikir seseorang yang dikendalikan pikiran sadarnya. Tapi gaya penulisan adalah hasil dari pikiran bawah sadar seseorang. "Jadi, potensi dalam diri kita yang dikeluarkan melalui tulisan berasal dari pikiran bawah sadar kita yang membentuk karakter orang itu," katanya.

Cara graphologist menganalisis karakter orang itu dilihat dari gaya tulisan mereka(isi cara demonya di sini,,,,). "Karakter dapat dilihat dari bentuk tulisan, kemiringannya, besar kecilnya, tulisan, hingga penekanan ketika menulis," katanya.

Handwriting analysis atau biasa dikenal dengan graphology sudah dikenal di dunia sejak 1875. Ilmu ini pernah digunakan oleh seorang berkewarganegaraan Prancis, Michon, tahun itu.

Ilmu ini sudah cukup terkenal di dunia barat. Menurut Kusuma, negara Amerika Serikat dan Australia sudah pernah memakai ilmu ini untuk penyelidikan dalam kepolisian. "Tulisan tangan seseorang itu diakui sebagai barang bukti pada pengadilan negeri itu. Ini berkat ilmu analisis itu," katanya.





Perubahan Karakter Bisa Terlihat di Tulisan


foto

Perubahan Karakter Bisa Terlihat di Tulisan

INOVASIBLOGG- Pakar analisis tulisan tangan, Kusuma Prabandari, mengatakan ketika tulisan seseorang berubah, karakter orang pun berubah. "Sadar tidak sadar, ketika gaya tulisan seseorang berubah, maka karakter penulis pun berubah(INI FAKTANYA,,KLIK,,)," katanya ketika ditemui di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu 7 Juli 2012.

Menurut wanita yang belajar ilmu analisis di Amerika Serikat ini, seseorang dapat mengalami perubahan karakter ketika tulisannya berubah. Sebaliknya, ketika karakter seseorang berubah, pasti gaya tulisan orang ini ikut berubah.

Perubahan karakter ini tentu saja bisa buruk atau baik. Hal itu tergantung pada masing- masing seseorang. Ketika seseorang sudah tahu karakter dirinya, ia juga dapat mengubah karakter yang ia tidak suka. Cara mengubah karakter ini dengan terapi grafologi.

Ketika orang merasa perlu meningkatkan suatu karakternya, dilakukanlah terapi ini. "Misalnya anak ini dianalisis minder, maka ia perlu menambah rasa percaya dirinya dengan terapi itu," kata Kusuma.

Kusuma menerapkan terapi grafologi dengan menyuruh "pasiennya" menulis secara teratur. Setiap 30 menit di pagi hari dan 30 menit di sore hari "pasien" terus dimintanya berlatih. "Dalam 2 bulan saja karakter anak itu bisa berubah. Bahkan ada juga yang bisa hanya dalam 1 bulan saja," kata wanita berkerudung itu.

Menurut Kusuma, terapi grafologi ini lebih efektif digunakan pada anak berusia maksimal 15 tahun. Orang dewasa agak sulit mengubah karakternya. Terapi yang dilakukan untuk anak tidak digunakan untuk dewasa. "Kalau anak setelah 15 tahun menggunakan ilmu graphocybernetic," kata Kusuma.

Perbedaan terapi yang digunakan untuk anak dan orang dewasa adalah tekniknya(TEKHNIK TERBARU,,KLIK,,). Sisanya tergantung pada kita, apa mau berubah menjadi orang berkepribadian lebih baik atau buruk.

Analisis handwriting atau biasa dikenal dengan grafologi sudah dikenal di dunia sejak 1875. Ilmu ini pernah digunakan oleh seorang berkewarganegaraan Prancis, Michon, tahun itu.

Ilmu ini sudah cukup terkenal di dunia barat. Menurut Kusuma, negara Amerika Serikat dan Australia sudah pernah memakai ilmu ini untuk penyelidikan dalam kepolisian. "Tulisan tangan seseorang itu diakui sebagai barang bukti pada pengadilan negeri itu. Ini berkat ilmu analisis itu," katanya.

Faber Castel mengadakan demo singkat handwriting di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, selama dua hari, 7-8 Juli 2012. Menurut Brand Manager PT Faber Castell International Indonesia, Fransiska Remila.  kegiatan itu bertujuan membantu individu untuk lebih mengetahui karakter diri masing-masing. "Dengan mengetahui karakter kita, kita bisa mengembangkan untuk menjadi orang yang lebih baik," kata Fransiska.

Ratusan Ribu Password Dibobol, Yahoo! Minta Maaf


 INOVASIBLOGG- Yahoo! akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi setelah kelompok peretas yang menamakan dirinya D33Ds Co. mempublikasikan sekitar 450 ribu akun dan password Yahoo Voices.

"Kami meminta maaf pada pengguna yang terkena dampak peristiwa ini. Kami mendorong pengguna untuk mengganti password secara berkala sekaligus membiasakan diri dengan tip keamanan dari kami," ujar juru bicara Yahoo! dalam pernyataan tertulisnya, seperti dikutip dari situs teknologi CNET, Jumat, 13 Juli 2012.

Yahoo! juga mengakui bahwa 450 ribu password yang dibobol tersebut berasal dari arsip lama Yahoo(KLIK HERE)! Contributor Network, yang sebelumnya bernama Associated Content.

"Dari angka itu, akun Yahoo! dengan password yang valid persentasenya kurang dari lima persen."

Yahoo menyebutkan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah untuk menambal kelemahan yang berujung pada bobolnya data ini, mengubah password pengguna yang terkena dampak, sekaligus memperingatkan perusahaan yang akun penggunanya mungkin mengalami gangguan.

Pernyataan Yahoo! ini belum menjelaskan data akun layanan e-mail lain yang juga ikut dipublikasikan, seperti Gmail (106,873 ), Hotmail (55,148), atau juga AOL (25,521). Diduga ketika itu Associated Content memungkinkan pengguna untuk log-in dengan menggunakan akun di luar Yahoo!.

Ditemukan lebih dari 2.000 akun menggunakan kombinasi angka satu sampai sembilan secara berurut, seperti ''123456'', dan ribuan lainnya menggunakan kombinasi yang sangat lemah, seperti ''password'', ''welcome'', abc123'', ''qwerty'', dan ''111111''.

Google: 9.500 Konten Jahat Serbu Internet per Hari


INOVASIBLOGG-:Bukan berita baru mengenai penuhnya internet dengan konten berbahaya. Namun paparan terakhir dari Google memberikan gambaran gempuran konten berbahaya ini terjadi dalam skala sangat besar.

Laman PC World, Rabu, 20 Juni 2012, menuliskan Google dalam blog resmi perusahaan menyebutkan pihaknya mendeteksi munculnya 9.500 situs jahat baru per hari. "Ada dua kemungkinan atas hal ini, pertama situs bersih yang dimanfaatkan oleh penyebar malware, atau situs yang memang secara khusus dibuat untuk mendistribusikan malware atau praktek phishing(klik here)," ujar Divisi Keamanan Google, Niels Provos.

Data ini didapat dari penyaringan yang dilakukan layanan proteksi Chrome, dari 12 hingga 14 juta pencarian serta 300 ribu unduhan yang disertai peringatan keamanan per harinya. "Kami melindungi 600 juta pengguna melalui layanan proteksi yang terdapat pada Chrome, Firefox, dan Safari, dimana kami melihat jutaan peringatan keamanan dikeluarkan untuk pengguna
internet setiap hari," katanya.

Ia mengatakan ketika Google mendeteksi adanya malware atau phishing, mereka akan memasang tanda peringatan berwarna merah untuk mencegah pengguna mengklik situs tersebut. Google menemukan situs e-commerce merupakan target paling populer untuk serangan phishing, karena pelakunya kerap termotivasi oleh uang.


Pelaku phishing, ujar Provos, melakukan aksinya secara cerdik. Mereka kerap terkoneksi selama kurang dari satu jam saja, agar tidak terdeteksi(klik here). Pelakunya juga semakin tersebar secara dalam wilayah geografis yang luas.




Begini Cara Penjahat Cyber Kuras Uang Anda



INOVASIBLOGG- Inilah beda peretas dengan petugas keamanan maya sebuah bank. Jika satu kali gagal, peretas tak mengalami kerugian apa pun dan bisa menciptakan serangan lebih canggih dengan mempelajari serangan yang gagal. Tak demikian bagi keamanan sebuah bank. Sekali diretas, gagal, ataupun berhasil, uang dalam jumlah besar akan melayang.

"Mereka bisa membuat banyak kesalahan. Tapi satu kesalahan dari pihak bank, maka semua akan berantakan," kata Karim Hijazi, CEO Unveillance, sebuah perusahaan keamanan maya dan mengkhususkan diri dalam menghilangkan malware.(klik here)

Ada beberapa macam serangan, tapi variasi penggunaan yang paling populer adalah menciptakan botnet, yaitu Trojan yang bisa mencuri informasi. Sebuah Trojan botnet adalah program kecil yang pertama kali menginfeksi komputer, kemudian mengirimkan informasi dari komputer yang terinfeksi untuk server di tempat yang lain.

Trojans botnet, disengaja atau tidak, diprogram untuk mencuri data perbankan, sering masuk ke komputer ketika pengguna membuka lampiran e-mail palsu atau mengunjungi situs jebakan.

Ketika ribuan salinan Trojan botnet telah terpasang pada komputer, Anda mendapatkan jaringan mesin di bawah kendali jarak jauh dari penjahat cyber. Pemilik dari mesin yang terinfeksi biasanya bahkan tidak menyadari bahwa sesuatu yang salah sedang terjadi.

Dalam beberapa kasus botnet digunakan untuk merancang serangan denial-of-service (DDoS), mengirimkan e-mail spam, atau bahkan memecah data terenkripsi. Trojan botnet perbankan sejauh ini diketahui hanya menginfeksi PC Windows, digunakan khusus untuk merobek login ke PayPal atau ke rekening bank online. Begitu informasi didapat, dengan mudah penjahat cyber menggangsir rekening bank Anda secara online.

Tapi, tenang, bank terus menyempurnakan keamanan mereka. Metode keamanan baru itu termasuk menuliskan password menggunakan keyboard pada layar, mengirim pesan teks ke ponsel pengguna, verifikasi identitas untuk menjawab pertanyaan rahasia dan dengan membawa keyfobs elektronik yang menghasilkan token otentikasi acak. Dua atau lebih metode verifikasi sering digabungkan untuk keamanan yang lebih besar.

Walaupun, penjahat cyber juga tak kalah lihai menyiasati hal ini. Menghadapi kendala tersebut, penjahat online telah berpaling bukan untuk membajak akun nasabah, yang jauh lebih mudah daripada menyerang bank itu sendiri. Namun, mereka mencoba mencegat di tengah untuk menampung lalu lintas nirkabel nasabah-bank.

"Hal ini agak sulit dicegah," kata Josh Daymont, analis di Securisea. Serangan yang disitilahkan sebagai man-in-the-middle ini terjadi di mana seorang penjahat diam-diam memposisikan diri di antara nasabah dan rekening online, dan mengawasi lalu lintas data di kafe atau bandara untuk "mencegat" beberapa password.

Sebuah Trojan perbankan seperti Zeus atau SpyEye jauh lebih canggih(klik here). Ribuan kali per hari Trojan perbankan ini membenamkan diri ke dalam browser web pengguna yang tidak curiga, lalu diam-diam menunggu sampai mereka login ke website perbankan dan kemudian mengirim login ke server yang dioperasikan oleh penjahat cyber.

Dave Aitel, CEO Imunitas Inc di Florida, menyatakan penjahat cyber perbankan beroperasi bak mafia. Mereka membeli data nasabah di pasar gelap dari penjahat cyber yang mengkhususkan diri menganggsir data dan menyerahkan eksekusinya pada bagian yang lain lagi.

Sialnya, siapa pun bisa terkena jebakan mereka. "Semua pengguna cepat atau lambat akan membuat kesalahan dan klik pada link yang salah atau membuka lampiran yang salah. Pada akhirnya tidak ada cara yang sangat baik untuk mencegah orang mencuri identitasnya," katanya.

Untuk melawan serangan semacam ini banyak sepesialis keamanan maya perbankan yang beralih ke analisis lalu lintas jaringan masuk dan keluar dari server perusahaan. Misalnya, daripada mencoba  menghilangkan malware secara langsung, beberapa perusahaan mencari pola lalu lintas yang mengandung Trojan perbankan seperti Zeus.

"Kini ada alat-alat yang dapat menganalisis lalu lintas bersih untuk melihat apakah ada sesuatu yang menunjuk pada aktivitas yang mencurigakan," kata Tak Chijiiwa, konsultan utama di Security Compass, Toronto. Cara ini, katanya, sedikit lebih preventif dan mengurangi peluang pencurian data.

Bagaimana cara melindungi diri(klik here)? Aitel menyarankan untuk menggunakan browser yang aman. Ia menyebut Chromebooks murah milik Google cukup bagus untuk menghentikan Trojan dan malware yang menyasar online banking.

Ahli keamanan lainnya merekomendasikan agar menjalankan Linux dari compact disc, atau Mac untuk melakukan online banking.

Sedangkan Chijiiwa menyoroti pada perangkat mobile. Ia meminta perbankan lebih sering menguji smartphone dan tablet, mengingat kini para penjahat mulai gandrung menyasar transaksi mobile banking.

Perkenalkan, “James Bond” Berbentuk Virus


INOVASIBLOGG-. - Sekarang, badan intelijen dari berbagai negara jamak mengembangkan virus dan malware komputer sebagai agen intelijen. Perang dingin antarnegara jadi beralih ke dunia maya. 

Reaktor nuklir Iran, misalnya, pernah lumpuh diserbu virus stuxnet, yang kabarnya dikirim dari Israel(klik here). Sebagai balasan, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat di Pentagon juga pernah kalang kabut ketika sistem komputer mereka diterjang virus agent.btz. Tak mau lagi kecolongan, pada 2008, Amerika membentuk unit intelijen pertahanan baru: U.S. Cyber Command.

Beberapa tahun belakangan, muncul beberapa malware baru yang dibuat dengan teknologi amat  kompleks dan mampu menyerang berbagai target serangan yang berbeda. Namun tak berarti malware lama hilang begitu saja. Inilah sejumlah malware yang menonjol lima tahun terakhir sebagai agen-agen intelijen kelas wahid ala “James Bond”.

1. Stuxnet----------->klik here
Stuxnet merupakan worm kompleks yang kemunculannya melahirkan wacana perang cyber, dan kerap disebut sebagai malware generasi baru. Serangannya terjadi di akhir 2010, di mana lebih dari setengah kasus infeksi terjadi di Iran, diikuti Indonesia dan India. Dampaknya terasa pada hard disk yang mendadak penuh tanpa sebab.

Ancaman utama Stuxnet terletak pada kemampuannya mengambil alih kontrol sistem industri seperti mengubah gerak motor atau pompa, memungkinkan terjadinya sabotase . Iran, misalnya, sempat menjadi korban Stuxnet. Malware ini menginfeksi komputer di reaktor nuklir miliknya di Bushehr, namun tidak mengganggu sistem krusial.

2. Duqu------->klik here
Generasi berikutnya dari Stuxnet adalah Trojan Duqu, yang pertama kali diidentifikasi pada Oktober 2011 dan diduga dibangun oleh pengembang yang sama karena platform desainnya serupa. Berbeda dengan Stuxnet, Duqu digunakan untuk praktek spionase karena mampu mencuri password, mengambil screenshot pada desktop, dan mencuri berbagai jenis dokumen milik korbannya.

3. Flame-------------->klik here
Flame merupakan Trojan dengan kemampuan replikasi seperti worm dan dapat menyebar melalui USB maupun local network. Flame diidentifikasi pada Mei 2012, namun diperkirakan mulai beredar sejak 20 Maret 2010.

Program jahat ini bekerja dengan ''mengendus'' trafik pada jaringan, mengambil screenshot, merekam pembicaraan, mencuri password, hingga menyadap keyboard. Kemampuannya mencuri data ini menjadikannya sebagai senjata spionase yang berbahaya. Korban Flame beragam, mulai dari individu, organisasi pemerintah, hingga institusi pendidikan.

4. MacTrojan---------->klik here
Malware ini berhasil menumbangkan klaim Apple bahwa Mac adalah produk kebal virus. April lalu, lebih dari setengah juta perangkat Mac terinfeksi Trojan Flashback. Malware ini memanfaatkan kelemahan pada platform Java, yang memungkinkan Flashback terunduh secara otomatis tanpa peringatan.

Pada komputer yang terinfeksi akan terpasang modul jahat, yang salah satu fungsinya adalah menampilkan hasil palsu pada mesin pencari dan dapat memerintahkan untuk mengunduh program jahat lainnya.

5. DNSChanger------------>klik here
DNSChanger sejatinya adalah ''muka lama'' karena muncul sejak 2007. Dua minggu terakhir, trojan ini membuat heboh karena diisukan akan menimbulkan ''kiamat Internet'' pada 9 Juli lalu.

Cara kerjanya adalah menyerang Domain Name System (DNS), fitur yang mengubah nama domain menjadi deretan angka. Akibatnya, perangkat yang terserang tak bisa mengakses berbagai situs walaupun terkoneksi dengan Internet secara normal.

Tidak hanya PC, trojan ini juga menyerang router. Pada Juni lalu, DNSChanger Working Group mendeteksi bahwa lebih dari 300 ribu alamat IP di seluruh dunia telah terinfeksi. Menurut Alfons Tanujaya, praktisi antivirus dari Vaksin.com, dampak DNSChanger di Indonesia tergolong sangat kecil. Pada 11 Juni lalu, hanya terdeteksi 1.650 IP yang terinfeksi, atau sekitar 0,0033 persen dari pengguna Internet Indonesia yang berjumlah 55 juta.


GOODLUCK,,,!!!!

 

Google Ajarkan Komputer Meniru Otak Manusia


INOVASIBLOGG-.San Francisco (AFP/ANTARA) - Google pada Selasa mengatakan pihaknya sedang nerusaha agar komputer bisa mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia, sebagai salah satu proyek yang tidak biasa bagi para peneliti di Lab X.

Komputer yang diprogram dengan algoritma dimaksudkan untuk meniru hubungan saraf "belajar" mengenali kucing setelah menunjukkan contoh dari video YouTube, kata Jeff Dean dari Google dan seorang profesor dari Stanford University, Andrew Ng, dalam sebuah posting blog.(KLIK HERE)

"Hipotesis kami yakni belajar mengenali obyek umum pada video tersebut," kata para peneliti.

"Memang, yang menghibur kami, salah satu neuron buatan kami mempelajari respon yang kuat terhadap foto-foto ... kucing," lanjut mereka.

"Ingatlah bahwa jaringan itu tidak pernah diberitahu apa itu kucing, juga tidak diberikan satu gambar pun yang digambarkan sebagai kucing."

Komputer, pada dasarnya, menemukan sendiri seperti apa kucing itu, menurut Dean dan Ng.

Perhitungan tersebut tersebar di sebuah "jaringan syaraf tiruan" dari 16.000 prosesor dan satu miliar koneksi di pusat data Google.

"Otak bayi" berskala kecil tersebut ditampilkan gambar dari YouTube selama sepekan untuk melihat apa yang akan dipelajari.

"Ternyata ia 'menemukan' seperti apa itu kucing dari YouTube meskipun tidak bernama," kata para peneliti.

"Itulah yang kami maksud dengan belajar otodidak."

Peneliti Google sedang membangun sebuah model yang lebih besar dan bekerja untuk menerapkan pendekatan jaringan syaraf tiruan demi meningkatkan teknologi pengenalan suara dan pemodelan bahasa alami, menurut Dean dan Ng.

"Suatu hari nanti kami bisa membuat alat yang dapat Anda gunakan setiap hari sehingga dapat bekerja lebih baik, lebih cepat, dan pintar," kata mereka.

Dean dan Ng mengakui jalan penemuan tersebut masih panjang, karena sebuah otak manusia dewasa memiliki sekitar 100 triliun koneksi.

Google X Lab dipimpin oleh pendirinya, Sergey Brin, yang dikenal dengan penemuan alat inovatif seperti mobil yang bisa berkendara sendiri dan kacamata bergaya film "Terminator" yang memberikan informasi Internet tentang apa yang sedang dilihat(KLIK HERE). (ia/ml)