Showing posts with label sejarah kota. Show all posts
Showing posts with label sejarah kota. Show all posts

Friday, November 2, 2012

Mengungkap Rahasia Misteri PETRUS (Penembak Misterius)


 
 
 
 
 
 
10 Votes

INOVASIBLOGG-.Ilustrasi ketika mayat gali yang baru said dihabisi dimasukkan karung lalu di buang ke sungai atau semak-semak belukar. Jarang sekali mayat "gali" sengaja dikubur tapi sengaja dibuang di sembarang agar bisa ditemukan penduduksebagai shock therapy.
Pada tahun 1980-an suasana kota Yogyakarta tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Para preman yang selama dikenal sebagai gabungan anak liar (gali) dan menguasai berbagai wilayah operasi tiba-tiba diburu tim Operasi Pemberantasan Kejahatan (OM) yang kemudiart dikenal sebagai penembak misterius (Petrus). Ketika melakukan aksinya tak jarang suara letusan senjata para penembak misterius terdengar oleh masyarakat sehingga suasana tambah mencekam. Mayat para korban penembakan atau pembunuhan misterius itu urnurnnya mengalami luka di kepala serta leher dan dibuang di lokasi yang mudah ditemukan penduduk. Ketika ditemukan, mayat biasanya langsung dikerumuni penduduk dan menjadi head line media massa yang terbit di Yogyakarta.
Berita tentang terbunuh-nya para tokoh gali itu sontak menjadi heboh dan menjadi bahan pembicaraan di semua wilayah DIY hingga ke pelosok-pelosok kampung. Meskipun merupakan pembunuhan misterius, hampir semua penduduk Yogyakarta saat itu paham bahwa pelaku atau eksekutornya adalah aparat militer dan sasarannya adalah para gali terkenal. Disebut sebagai gali terkenal karena tokoh di dunia kejahatan itu secara terang-terangan menguasai satu lokasi, memungut uang dari lokasi yang menjadi kekuasaannya, bisa seenak hati menganiaya orang yang dianggap melawan, merampok atau melakukan kejahatan lainnya secara terang-terangan, dan kadang-kadang polisi setempat tidak berani bertindak karena pengaruh si tokoh gali demilcian besar. Terbunuhnya para tokoh gali secara misterius sebenarnya membuat warga senang tapi para gali yang hanya memakai status itu sebagai ajang gagah-gagahan menjadi sangat ketakutan.
Aparat keamanan di Yogyakarta memang mengakui bahwa pihaknya sedang melakukan OPK (Operasi Penumpasan Kejahatan) terhadap para gali, tapi siapa tim OPK yang menjalankan tugas tidak pernah diberi tahu dan hingga kini masih tetap misterius. Aparat militer di Yogyakarta saat itu terpaksa turun tangan untuk melakukan pembersihan mengingat tindak kejahatan para gali sudah keterlaluan bahkan masyarakat cenderung lebih takut terhadap para gali dibandingkan aparat kepolisian. Turunnya aparat militer dalam operasi OPK itu diakui sendiri oleh Letkol M. Hasbi yang saat itu menjabat sebagai komandan Kodim 0734 yang juga merangkap Kepala Staf Garnisun Yogyakarta. Meskipun cara kerja tim OPK itu tidak pernah diumumkan, modus operandinya mudah ditebak(klik here,,,,,). Tim OPK melakukan briefing terlebih dahulu, menentukan sasaran yang akan disikat, melaksanakan penyergapan pada saat yang paling tepat, saat korban berhasil ditemukan langsung ditembak mati atau dibawa ke suatu tempat dan dieksekusi. Mayat korban yang tewas biasanya langsung dimasukkan karung atau dilempar ke lokasi yang mudah ditemukan. Hari berikutnya tim OPK bisa dipastikan akan mengecek hasil operasinya lewat surat kabar yang terbit hari itu sambil memberikan penilaian terhadap kehebohan yang berlangsung di masyarakat.
Aksi OPK melalui modus Petrus itu dengan cepat menimbulkan ketegangan dan teror bagi para pelaku kejahatan secara nasional karena korban OPK di kota-kota lainnya juga mulai berjatuhan. OPK yang berlangsung secara rahasia itu secara psikologis justru merupakan tindakan menekan angka kriminalitas yang dilaksanakan terang-terangan. Di tingkat nasional sendiri operasi rahasia untuk menumpas para bromocorah itu malah bisa dirunut secara jelas meskipun pelakunya tetap misterius. Pada tahun 1982 misalnya, Presiden Soeharto memberikan penghargaan kepada Kapolda Metro Jaya saat itu, Mayjen Pol Anton Soedjarwo atas keberhasilannya membongkar aksi perampokan yang meresahkan masyarakat. Selain mampu membongkar aksi perampokan, Anton Soedjarwo juga dinilai sukses dalam melancarkan aksi OPK.
Pada bulan Maret tahun yang sama pada acara khusus yang membahas masalah pertahanan dan keamanan, Rapim ABRI, Presiden Soeharto bahkan meminta kepada Polri (masih menjadi bagian dari ABRI) untuk mengambil langkah pemberantasan yang efektif dalam upaya menekan angka kriminalitas. Keseriusan Soeharto agar Polri/ ABRI menggencarkan operasi yang efektif untuk menekan angka kriminalitas bahkan kembali diulangi dalam pidato kenegaraan yang berlangsung pada 16 Agustus 1982. Karena permintaan atau perintah Soeharto disampaikan pada acara kenegaraan yang istimewa, sambutan yang dilaksanakan oleh petinggi aparat keamanan pun sangat serius. Permintaan Soeharto itu sontak disambut oleh Pangkopkamtib Laksamana Soedomo melalui rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Wagub DKI Jakarta yang berlangsung di Markas Kodam Metro Jaya 19 Januari 1983. Dalam rapat yang membahas tentang keamanan di ibukota itu kemudian diputuskan untuk melaksanakan operasi untuk menumpas kejahatan bersandi Operasi Celurit di Jakarta dan sekitarnya. Operasi Celurit itu selanjutnya diikuti oleh Polri/ABRI di masing-masing kota serta provinsi lainnya. Para korban Operasi Celurit pun mulai beriatuhan.
Operasi di Yogyakarta
Selama sebulan OPK di Yogyakarta, paling tidak enam tokoh peniahat tewas terbunuh. Para korban OPK yang ditemukan tewas itu rata-rata dengan luka tembak mematikan di kepala dan lehernva. Dua di antara korban OPK yang berhasil diidentifikasi adalah mavat Budi alias Tentrem (29) dan Samudi Blekok alias Black Sam (28). Mayat Budi yang dulu ditakuti dan dikenal lewat geng Mawar Ireng-nya ditemukan dalam parit di tepi jalan di daerah Bantul, Selatan Yogyakarta, tepat pada awal tahun 1985. Sedangkan mayat Black Sam diketemukan tergeletak di semak belukar di kawasan Kotagede yang tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta. Dari cara membuang mayatnya, jelas ada semacam pesan yang ditujukan kepada para bromocorah di Yogyakarta, agar segera menyerahkan diri atau menemui ajal seperti rekan-rekannya. Selama OPK paling tidak ada 60 bromocorah Yogyakarta yang menjadi korban Petrus. Sebagian besar tewas tertembak dan beberapa di antaranya terbunuh oleh senjata tajam. Sejumlah korban bahkan diumumkan oleh aparat keamanan tewas akibat keroyokan massa. Salah satu korban yang diklaim aparat keamanan tewas akibat keroyokan massa adalah bromocorah bernama Ismoyo.
Salah satu modus untuk melumpuhkan penjahat yang dilaksanakan oleh tim OPK adalah menyuruh preman yang sudah ditangkap untuk lari dan kemudian baru ditembak. Preman yang lari kadang diteriaki sebagai maling sehingga menjadi sasaran amuk massa.
Selama hidupnya Ismoyo dikenal sebagai gali elite karena lulusan Fakultas Sosial Politik UGM dan berstatus PNS. Sebagai ketua kelompok preman yang sering memalak angkutan kota di daerah kekuasaannya, gali elite itu kemudian diambil oleh aparat keamanan untuk diinterogasi. Namun, menurut versi aparat, Ismoyo mencoba lari dan kemudian tewas dikeroyok massa. Modus menyuruh bromocorah lari lalu diteriaki maling atau kemudian malah dihujani tembakan merupakan cara standar bagi tim OPK untuk menuntaskan tugas membereskan buruannya. Cara lain untuk memberikan shock therapy kepada kaum bromocorah adalah dengan menembak korbannya puluhan kali. Cara ini diterapkan tim OPK saat menghabisi pentolan gali Yogyakarta, Slamet Gaplek. Berdasar informasi, Slamet konon kebal peluru. Slamet Gaplek sempat mencoba melarikan diri dengan cara mematahkan borgol namun akhirnya tersungkur setelah diterjang lebih dari 20 peluru di tubuhnya. Korban yang tewas dengan cara mengenaskan itu kemudian dibuang di tempat yang mudah ditemukan sehingga esoknya langsung menjadi berita besar di surat kabar sehinga efek shock therapy-nya bisa berpengaruh secara maksimal.
OPK di Semarang
Operasi Pemberantasan Kejahatan yang berlangsung di Semarang (1983) bisa menunjukkan bahwa para preman yang dahulu pernah diorganisir untuk kepentingan politik, seperti sebagai pendukung partai politik tertentu, ternyata tetap menjadi sasaran Petrus ketika dianggap sudah tak berguna. Sebagai salah satu contoh adalah tokoh preman bernama Bathi Mulyono(klik here,,,,,). Di dunia hitam mantan preman yang pernah malang-melintang di Semarang ini sudah sangat terkenal sehinga saat keluar dari penjara, Bathi langsung menduduki jabatan ketua Yayasan Fajar Menyingsing. Organisasi massa itu menghimpun ribuan residivis dan pemuda yang berada di kawasan Jawa Tengah. Yayasan Fajar Menyingsing secara politik cukup berpengaruh dan di-beking oleh para petinggi Jawa Tengah waktu itu seperti Gubernur Supardjo Rustam, Ketua DPRD Jawa Tengah Widarto dan pengusaha Soetikno Widjoyo. Berkat restu para elite penguasa daerah itu Bathi bisa menjalankan bisnisnya secara lancar mulai dari jasa broker keamanan hingga menguasai lahan parkir di wilayah Jawa Tengah. Walau mantan bromocorah, Bathi bisa hidup makmur dan sehari-hari mengendarai mobil jeep Toyota Hardtop.
Hubungan yang dibangun antara elite dengan para preman pun bergerak’lebih jauh dan tidak hanya sekadar relasi bisnis belaka Para elite politik mulai menggunakan para preman yang sudah terbiasa berkecimpung di dunia kekerasan itu. Para preman dari Fajar Menyingsing pun mulai digunakan sebagai kelompokkelompok milisi yang diberdayakan pada saat musim kampanye pemilu tiba. Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai generator politik Orde Baru banyak menggunakan jasa para preman untuk menggalang massa dan mengamankan jalannya kampanye. Peran Bathi dan kawan-kawannya sebagai salah satu kelompok massa yang digunakan oleh Golkar adalah dalam kampanye Pemilu yang berlangsung pada tahun 1982. Tugas Bathi dan rekannya adalah memprovokasi massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sedang berkampanye di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, agar muncul kerusuhan. Insiden kekerasan pun pecah dan sejumlah korban jatuh. Beberapa orang yang dianggap sebagai perusuh ditangkap tapi Bathi dan sejumlah rekannya lolos. Insiden itu bahkan membuat Presiden Soeharto marah dan menyalahkan petinggi Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) waktu itu, All Moertopo.
Modus untuk melumpuhkan tokoh gali kadang kerap dilaksanakan ditempat seperti eksekusi saat si "gali" sedang nongkrong di warung. Eksekusi semacam itu hanya bisa dilakukan oleh penembak terlatih dan berpengalaman.
Berkat perlindungan para elite politik Bathi merasa aman, bahkan ketika OPK mulai berlangsung di kota Semarang. Namun rasa aman Bathi mulai memudar ketika OPK yang digelar di Semarang ternyata menyasar pada rekan-rekan dekatnya sebagai pengurus Yayasan Fajar Menyingsing. Rekan-rekan Bathi yang kemudian hilang secara misterius dan diyakini sebagai korban Petrus antara lain Edy Menpor dan Agus TGW. Rasa aman Bathi benar-benar buyar pada suatu malam di bulan Juli 1983, ketika sedang mengemudikan mobilnya melintas di Jalan Kawi, Semarang, tiba-tiba dua motor menyalip sambil melepaskan tembakan. Dua peluru yang berhasil menembus mobil ternyata tak mengenai tubuh Bathi. Sadar bahwa dirinya telah menjadi target OPK, Bathi segera tancap gas melarikan diri dan kemudian bersembunyi di Gunung Lawu. Bathi baru berani turun gunung setelah OPK mereda. Bathi menjadi salah satu target OPK yang masih hidup hingga kini.
Selama dalam pelariannya Bathi bahkan mengalami kejadian konyol yang berkaitan erat dengan OPK. Suatu kali Bathi menyetop kendaraan pick up terbuka dan kemudian duduk di antara sejumlah karung yang tergeletak di lantai bak mobil. Sejumlah orang tampak duduk di belakang dan dalam kondisi diam. Secara tak sengaja Bathi sempat menduduki salah satu karung dan kemudian kaget setengah mati karena mendengar suara mengaduh dari dalam karung itu. Bathi mulai berpikir tentang suara mengaduh dari dalam karung dan yakin bahwa mobil pick up sedang membawa korban yang menjadi target OPK. Bathi merasa mujur karena orangorang yang berada di dalam pick up tak mengenali dirinya. Sebelum jati dirinya terungkap, Bathi minta turun dan kemudian menghilang ke dalam hutan sambil sesekali melihat pergerakan mobil pick up tersebut. Tak lama kemudian Bathi mendengar serentetan ternbakan dan yakin para eksekutor tengah menghabisi korbannya.
Jakarta dan kota lainnya
Korban OPK di kota Jakarta tak kalah banyak karena mayatmayat korban pembunuhan yang ditemukan di berbagai tempat terus saja menjadi berita suratsurat kabar dan buah bibir warga Ibukota. Mayat yang tewas dalam kondisi kepala atau dada ditembus peluru itu memiliki tanda khusus berupa sejumlah tato di tubuhnya. Ciri khas mayat yang ditemukan di Jakarta adalah mengambang di dalam karung yang hanyut di sungai dan saat dibuka korbannya pasti terikat tangannya serta memiliki tato di tubuhnya. Penemuan mayatmayat korban OPK juga terjadi di kota-kota besar lainnya dan fakta ini menunjukkan bahwa OPK memang dilancarkan secara nasional. Dilihat dari para korban OPK yang ata, bisa dikatakan Operasi Celurit untuk menumpas angka kejahatan cukup berhasil.
Dari segi jumlah, Operasi Celurit yang notabene merupakan aksi Petrus itu, pada tahun 1983 berhasil menumbangkan 532 orang yang dituduh sebagai pelaku kriminal. Dari semua korban yang terbunuh, 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Tahun 1984 korban OPK yang tewas sebanyak 107 orang, tapi hanya 15 orang yang tewas oleh tembakan. Sementara tahun 1985, tercatat 74 korban OPK tewas dan 28 di antaranya tewas karena tembakan. Secara umum para korban Petrus saat ditemukan dalam kondisi tangan dan leher terikat. Kebanyakan korban dimasukkan ke dalam karung dan ditinggal di tepi jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai, hut, hutan, dan kebun. Yang pasti pelaku Petrus terkesan tidak mau bersusah-susah membuang korbannya karena bila mudah ditemukan efek shock therapy yang disampaikan akan lebih efektif. Sedangkan pola pengambilan para korban kebanyakan diculik oleh orang tak dikenal atau dijemput aparat keamanan. Akibat berita yang demikian gencar mengenai OPK yang berhasil membereskan ratusan penjahat, para petinggi negara pun akhirnya berkomentar.
Kendati sejumlah petingi negara telah melontarkan pendapatnya, toh Petrus yang beraksi secara rahasia itu tetap tidak tersibak misterinya.
Ketika pada 3 Mei 1983 di Jalan Sunan Kalijaga, Kebayoran Baru, Jakarta, terdengar letusan pistol pertama disusul tumbangnya dua penjahat Sulisno (23) dan Baginda Siregar (26) lalu disusul tewasnya Solichin di daerah Ciputat akibat tembakan orang tak dikenal, berita yang esoknya terpapar di surat kabar belum begitu mengejutkan massa. Tapi ketika berita serupa hampir tiap hari muncul di seantero Jakarta dan massa mulai membicarakan masalah penembakan misterius, Benny Moerdani sebagai Panglima Kopkamtib seusai menghadap Presiden Soeharto lalu memberi pernyataan kepada pers bahwa penembakan gelap yang terjadi mungkin timbul akibat perkelahiaan antar geng bandit. “Seiauh ini belum pernah ada perintah tembak di tempat bagi peniahat yang ditangkap” komentar Benny. Dan tak ada seorang pun wartawan yang saat itu berani melaniutkan pertanyaan kepada jenderal yang dikenal sangat tegas dan garang itu.
Kepala Bakin saat itu, Yoga Soegama juga memberikan pernyataan yang bernada enteng bahwa masyarakat tak perlu mempersoalkan para penjahat yang mati secara misterius. Tapi pernyataan yang dilontarkan man-tan Wapres H. Adam Malik justru bertolak belakang sehingga membuat kasus penembakan misterius tetap merupakan peristiwa serius dan harus diperhatikan oleh pemerintah RI yang selalu menjunjung tinggi hukum. “Jangan mentangmentang penjahat dekil langsung ditembak, bila perlu diadili hari ini langsung besoknya dieksekusi mati. Jadi syarat sebagai negara hukum sudah terpenuhi,” kecam Adam Malik sambil menekankan, “Setiap usaha yang bertentangan dengan hukum akan membawa negara ini pada kehancuran.”
Tindakan tegas OPK pada akhirnya memang menyulut pro dan kontra. Pendapat yang pro, OPK pantas diterapkan kepada target yang memang jelas-jelas penjahat. Sebaliknya pendapat yang kontra menyatakan keberatannya jika sasaran OPK hanya penjahatkelas ten atau mereka yang hanya memiliki tato tapi bukan penjahat beneran. Pendapat atau komentar yang cukup kontroversial adalah yang dikemukakan oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Hans van den Broek, yang secara kebetulan sedang berkunjung ke Jakarta pada awal Januari tahun 1984(klik here,,,,). Setelah bertemu dengan Menlu Mochtar Kusumaatmadja, Broek secara mengejutkan berharap bahwa pembunuhan yang telah mejnakan korban jiwa sebanyak 3.000 orang itu pada waktu mendatang diakhiri dan Indonesia juga diharapkan dapat melaksanakan konstitusi dengan tertib hukum. Menlu Mochtar sendiri menjawab bahwa peristiwa pembunuhan misterius itu terjadi akibat meningkatnya angka kejahatan yang mendekati tingkat terorisme sehingga masyarakat merasa tidak aman dan main hakim sendiri.
Atas pernyataan Menlu Belanda itu, Benny yang merasa kebakaran jenggot sekali lagi harus tampil untuk meluruskan tuduhan tadi. Ia kembali menegaskan bahwa pembunuhan yang terjadi karena perkelahian antar geng. “Ada orang-orang yang mati dengan luka peluru, tetapi itu akibat melawan petugas. Yang berbuat itu bukan pemerintah. Pembunuhan itu bukan kebijaksanaan pemerintah,” tegasnya. Namun persoalan penembakan itu akhirnya tidak lagi misterius meskipun para pelakunya hingga saat ini tetap misterius dan tidak terungkap. Beberapa tahun kemudian Presiden Soeharto justru memberikan uraian tentang latar belakang permasalahannya.
Tindakan keamanan tersebut memang terpaksa dilakukan sesudah aksi kejahatan yang terjadi di kota-kota besar Indonesia semakin brutal dan makin meluas. Seperti tertulis dalam bukunya Benny Moerdani hal 512-513 Pak Harto berujar : “Dengan sendirinya kita harus mengadakan treatment therapy, tindakan yang tegas. Tindakan tegas bagaimana? Ya harus dengan kekerasan. Tetapi kekerasan itu bukan lantas dengan tembakan, dor-dor! Begitu saja. Bukan! Tetapi yang melawan, ya mau tidak mau harus ditembak. Karena melawan, maka mereka ditembak. Lalu ada yang mayatnya ditinggalkan begitu saja. Itu untuk shock therapy, terapi goncangan. Supaya orang banyak mengerti bahwa terhadap perbuatan jahat masih ada yang bisa bertindak dan mengatasinya. Tindakan itu dilakukan supaya bisa menumpas semua kejahatan yang sudah melampui batas perikemanusiaan. Maka kemudian redalah kejahatan-kejahatan yang menjijikkan itu”. (win)

Friday, June 29, 2012

Berbagi Keajaiban

Keajaiban (KLIK HERE)


INOVASIBLOGG-.Kabar buruk itu sampai juga di telinga Doni. Dia divonis kanker paru-paru oleh dokter. Kisah kehidupannya yang sebelumnya sering dia bangga-banggakan kini serasa hancur tiada arti lagi. Doni tahu kanker paru-paru merupakan penyebab kematian paling utama dibandingkan kanker-kanker lainnnya. Namun tak ingin lama-lama tenggelam dalam kesedihan, dicobanya segala cara untuk menyembuhkan penyakit yang tengah menggerogoti tubuhnya itu, bahkan dia tak segan-segan mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan perawatan terbaik di salah satu rumah sakit ternama di luar negeri. Berbagai pengobatan dan sesi kemoterapi telah dilaluinya. Namun keberuntungan tak berpihak padanya. Keadaannya tak kunjung membaik, bahkan hanya semakin memburuk. Kanker stadium IV kini bercokol di paru-parunya. Keluarganya mencoba untuk memberikan motivasi dan semangat agar dia tak menyerah.

Satu ketika dia menemukan alamat seseorang yang konon katanya mampu menyembuhkan kanker ganas sekalipun. Doni mendatangi kediaman orang tersebut, diceritakannya tentang riwayat penyakitnya kepada Pak Syukur, nama orang itu, yang berjanji akan berusaha untuk menyembuhkan Doni.

Waktu berlalu, meskipun kondisi Doni mulai agak membaik tapi kanker itu masih bersarang di tubuhnya. Doni menyadari waktunya yang semakin menipis.

"Tak adakah pengobatan lain yang bisa membantuku, Pak?" tanya Doni saat rasa ketakutan akan kematian mulai menguasai benaknya. "Aku sering mendengar tentang keberhasilan anda dalam menyembuhkan pasien-pasien lainnya... Lalu apa yang terjadi denganku?"

Pak Syukur menghembuskan napas, dan mencoba untuk menyabarkan Doni, "Nak Doni, aku hanyalah seorang manusia biasa yang hanya bisa berupaya untuk memberikan pengobatan terbaik untuk pasien-pasienku.", "Aku mungkin telah membantu meringankan sakit itu, namun keajaibanlah yang telah menyembuhkan mereka." tambahnya pelan.(KLIK HERE)

"Keajaiban?" sesaat Doni tertegun. "Seandainya di dunia ini ada dijual keajaiban, aku rela membayar berapa pun meski harus menghabiskan seluruh hartaku." sahut Doni lemah meratapi ketidakberuntungannya.

Pak Syukur berpikir sejenak lalu beliau mulai menuliskan sesuatu dan menyerahkannya kepada Doni. "Datangilah tempat ini, Nak Doni.", "Tempat dimana mungkin kamu bisa membeli keajaiban itu."

"Be.. benarkah?" tanya Doni ragu, ia takkan mudah percaya hal mustahil seperti itu.

"Cobalah kau datangi, tak ada salahnya kan?"

"Seandainyapun tempat ini memang benar menjual keajaiban, lalu dengan apa aku bisa membelinya, Pak?"

Kembali Pak Syukur menyerahkan selembar catatan yang lain. "Bacalah setibanya engkau di tempat itu."

Pada awalnya Doni tidak memperdulikannya, namun berselang beberapa hari akhirnya dia mendatangi juga tempat yang dimaksud oleh Pak Syukur.
Akan tetapi betapa terkejutnya Doni setelah mendapatkan tempat yang menjadi tujuannya ternyata adalah sebuah masjid kecil yang indah. Doni mengambil lembaran kertas yang satu lagi dan membaca pesan yang tertulis di dalamnya.

  • 'Sesungguhnya kamu bisa mendapatkan keajaiban itu dimana saja dan kapan saja. Tetapi alangkah baiknya jika engkau mencarinya langsung di rumahNya... Dan untuk bayarannya? Sekarang berbaliklah dan cobalah memposisikan dirimu sebagai seseorang yang hendak menikmati sebuah karya seni yang tak sedikitpun bagian akan terlewatkan oleh pandanganmu... Bukalah matamu, nak...'

Doni membalikkan tubuhnya, dilihatnya sebuah panti untuk penderita cacat berdiri tepat di seberang jalan. Beberapa pengemis dan anak jalanan di sepanjang jalan tak luput pula dari perhatiannya, mereka mencoba menghampiri beberapa orang yang berseliweran demi meminta sedikit rejeki untuk sesuap nasi. Kembali Doni melanjutkan membaca catatan Pak Syukur.

  • '... Berdoa, memohonlah dengan tulus kepada Sang Pemberi Keajaiban dan lakukanlah kebaikan dalam hidupmu, anakku. Begitulah harga yang mungkin bisa kau berikan untuk mendapatkan keajaiban yang kau cari. Dan niscaya bila Dia berkehendak, keajaiban itupun akan datang...'

Masih terus dibacanya pesan yang tertulis di kertas itu. Dan tanpa Doni sadari, setetes dua tetes air mata kini membasahi pipinya. Dia mencoba mengingat-ingat kapan terakhir kali dia bersujud menghadapNya? Akh... Tak bisa diingatnya lagi... Dan diapun menyadari betapa alpanya dia selama ini.

Doni mulai mengisi hari-hari tak lagi hanya untuk mengobati penyakit yang menderanya, kini diapun taat melaksanakan ibadah dan banyak membantu orang-orang yang membutuhkan. Dia tak lagi hanya peduli akan dirinya sendiri, melainkan mulai melihat orang-orang lain di sekitarnya. Beberapa hal yang terabaikan olehnya selama bertahun-tahun.(KLIK HERE)

Hari berganti minggu... Minggu berganti bulan...

Di suatu hari yang cerah, lima bulan semenjak Doni menginjakkan kakinya pertama kali di masjid kecil itu... Kini ia terbaring lemah di sebuah pembaringan rumah sakit, sudah tiga hari ini kondisi kesehatannya benar-benar menurun. Bayangan peristiwa-peristiwa beberapa bulan terakhir berkelebat di benaknya.

Doni memandang Pak Syukur yang duduk di sisi tempat tidur, Doni memang sengaja memintanya datang. Ia tersenyum,

"Bapak masih ingat kejadian beberapa bulan lalu saat aku bertanya-tanya apakah aku bisa menemukan sebuah keajaiban yang dapat menghilangkan penyakitku?" Pak Syukur mengangguk pelan, "Menemukan mesjid yang indah dan tenteram itu, telah membuka mataku betapa lalainya aku selama ini. Sejak hari itu aku mendekatkan diri padaNya, aku banyak berdoa, memohon ampunan dan rahmatNya. Tak lupa aku menyumbangkan sebagian penghasilanku untuk menolong mereka yang membutuhkan bantuan." sesaat Doni terdiam, ia mencoba meredam rasa sakit yang berkecamuk di dadanya. "Untuk semua yang telah aku lakukan, telah aku berikan beberapa bulan ini, Allah ternyata masih tak berkenan memberikan keajaiban itu untukku." ujarnya dengan nada getir.

Doni kembali memandang lelaki tua bersahaja yang masih setia menemaninya, "Tapi aku tak bersedih, pak..." lanjutnya, "Aku tak marah atas apa yang menimpaku, dan aku tak menyesal telah berbuat kebaikan pada mereka meskipun awalnya aku mengharapkan sebuah kesembuhan dari Allah sebagai balasannya. Kini aku merasa lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih dekat padaNya."

Meskipun terlihat pucat namun di wajahnya terpancar senyum kebahagiaan itu, "Pesan terakhir bapak di catatan yang aku baca lima bulan lalu, lagi-lagi membuka mataku untuk yang kedua kalinya..."

Sore itu, dengan didampingi istri dan anaknya, Doni mengehembuskan nafas terakhir dengan tenang.

  • 'Dan pesanku yang terakhir, nak. Tak semua orang cukup beruntung bisa mendapatkan keajaiban dariNya. Dan bila engkau termasuk di antara yang tak beruntung itu, janganlah bersedih, janganlah kecewa. Karena engkau sendiri pun akan memberikan keajaiban-keajaiban untuk kaum-kaum tak mampu yang membutuhkan begitu banyak keajaiban demi mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Dan itu, tak kalah berharganya...'


Sebaiknya kita memberi sama halnya seperti kita akan menerima, dengan riang, cepat, dan tanpa keraguan;
Karena sesungguhnya tidak ada karunia dari manfaat yang menempel pada jari-jari kita.

Inspirational Quote:
“The value of a man resides in what he gives and not in what he is capable of receiving.” - Albert Einstein

Friday, June 22, 2012

Hak Kedua Orangtua( Ibu Bapak )


INOVASIBLOGG-.Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibn Abbas r.a. berkata: “Tiada seorang mukmin mempunyai kedua ibu bapak lalu ia pagi-pagi ia taat dan baik pada keduanya melainkan Allah s.w.t. membukakan untuknya daun pintu syurga, dan tidak mungkin Allah s.w.t. ridho padanya jika salah satu ibu atau bapanya murka kepadanya sehingga mendapat ridho dari keduanya. Ditanya: Meskipun orang tua itu zalim? Jawabnya: Meskipun zalim. Dan di dalam hadis marfu’ ada tambahan: Dan tiada pagi-pagi ia durhaka (menyakiti hati) orang tuanya melainkan Allah s.w.t. membukakan baginya dua pintu neraka dan jika hanya satu maka satu.”
Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Atha’ berkata: “Nabi Musa a.s. berdoa: “Ya Tuhan, pesanlah kepadaku.” Firman Allah s.w.t.: “Aku wasiat supaya tetap dengan Aku.” Nabi Musa a.s. berkata lagi: “Ya Tuhan, pesanlah kepadaku.” Firman Allah s.w.t.: “Aku pesan kepadamu, taatlah kepada ibumu.” Kemudian berkata Nabi Musa a.s. lagi: “Ya Tuhan, pesanlah kepadaku.” Jawab Allah s.w.t.: Aku pesan supaya taat kepada ibumu.” Musa a.s. berkata: “Wasiat kepadaku.” Allah s.w.t. berfirman: Aku wasiat kepadamu, taatlah kepada ayahmu.”
Abdullah bin Umar r.a. berkata: “Seorang datang kepada Nabi Muhammad s.a.w dan berkata: “Saya ingin berjihad (perang fisabilillah).” Nabi Muhammad s.a.w. bertanya: “Apakah kedua ibu bapamu masih hidup?” Jawabnya: “Ya, kedua-duanya.” Sabda Rasulullah s.a.w.: “Di dalam melayani keduanya harus berjihad.”
Hadis ini menunjukkan bahawa taat bakti kepada orang tua itu lebih besar daripada jihad fisabilillah, sebab menyuruh orang itu berbakti kepada orang tua dan berjihad. Karena itu maka seseorang tidak boleh keluar untuk jihad jika tidak diizinkan oleh kedua orang tuanya selama panggilan jihad itu tidak umum, maka tetap taat kepada orang tua lebih afdhal dari jihad fisabilillah.(KLIK HERE)
Bahz bin Hakim dari ayahnya dari neneknya berkata: “Saya tanya kepada Rasulullah s.a.w.: “Ya Rasulullah, siapakah harus saya taat?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Ibumu.” Kemudian siapakah? tanya saya lagi. Jawab Rasulullah s.a.w.: “Ibumu.” Saya bertanya sekali lagi dan Rasulullah s.a.w. menjawab: “Ibumu.” “Kemudian siapa?” tanya saya lagi.” Rasulullah s.a.w. menjawab: “Ayahmu, kemudian yang terdekat dan yang dari kerabat.”
Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Zaid bin Ali dari ayahnya dari neneknya berkata Rasulullah s.a.w. bersabda: “Andaikan ada khalimah yang lebih ringan dari kata UF (cih) untuk dijadikan dasar serendah-rendahnya durhaka pada orang tua nescaya akan dilarang oleh Allah s.w.t. untuk mengatakannya, karena itu seorang yang durhaka pada orang tuanya boleh berbuat apa yang diperbuat maka ia tidak akan masuk syurga, sebaliknya seorang yang bakti pada orang tuanya boleh berbuat apa saja maka tidak akan masuk neraka.”
Abul-Laits berkata: “Andaikan Allah s.w.t. tidak menyebut kewajiban berbakti kepada kedua orang tua itu dalam al-quran, dan tidak ditekankan niscaya dapat dimengertikan oleh akal bahwa taat kepada kedua orang tua itu wajib, kerana itu diwajibkan seorang yang berakal harus mengerti kewajibannya terhadap kedua orang tuanya, lebih-lebih Allah s.w.t. telah menekan dalam semua kitab yang diturunkan yaitu Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran, juga telah diwahyukan kepada semua Nabi, Rasul bahwa ridho Allah s.w.t. tergantung pada ridho kedua orang tua dan murka Allah s.w.t. tergantung pada murka kedua ayah bunda.”
Ada penjelasan bahwa tiga ayat turun bergandengan dan Allah s.w.t. tidak menerima yang satu tanpa gandingannya yaitu seperti firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi):
* Aqimusholata wa atuszakat (Yang bermaksud) Tegakkan sembahyang dan keluarkan zakat, maka siapa solat tanpa zakat tidak akan diterima oleh Allah s.w.t.
* Athi’u Allaha waathi’urRasul (Yang bermaksud) Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasulullah, maka tidak akan diterima taat kepada Allah s.w.t. jika tidak taat kepada Rasulullah s.a.w.
* An usykur li walidaika (Yang bermaksud) Syukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibu bapamu, maka siapa yang syukur kepada Allah s.w.t. dan tidak syukur kepada kedua orang tua tidak diterima.
Dan dalilnya ialah Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya kutukan kedua orang tua itu memutuskan asal anak itu jika anak itu durhakai keduanya. Maka siapa merelakan kedua ayah bundanya berarti telah merelakan Tuhannya dan siapa mendapatkan kedua ayah bundanya atau salah satunya, lalu tidak taat kepada keduanya sehingga masuk neraka berarti telah dijauhkan oleh Allah s.w.t.”
Dan ketika Rasulullah s.a.w. ditanya: “Apakah amal yang utama?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Sembahyang pada waktunya, kemudian taat kepada kedua ibu bapa kemudian jihad fisabilillah.”
Farqad Assinji berkata saya telah membaca di dalam kitab: “Bahwa anak tidak boleh dibicarakan di muka orang tuanya kecuali dengan izinnya dan tidak boleh jalan di mukanya atau di kanan kirinya kecuali jika dipanggil maka ia harus menyambut dan harus berjalan di belakang keduanya sebagaimana hamba sahaya dibelakang majikannya.”
Seorang datang kepada Rasulullah s.a.w. dan berkata: “Ya Rasulullah, ibuku kini mengigau di tempatku, maka sayalah yang memberi makan minum dengan tanganku juga mewudhu’kannya, dan mengangkat di atas bahuku, apakah yang demikian itu berarti aku telah membalas jasanya?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Belum, belum satu pun dari jasa-jasanya (satu persen) tetapi engkau telah berbuat baik dan Allah s.w.t. akan memberi pahala kepadamu yang besar dan banyak terhadap amalanmu yang sedikit.”
Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari neneknya berkata: “Tertulis di dalam hikmat: “Terkutuk orang yang mengutuk ayahnya, terkutuk orang yang mengutuk ibunya, mal’un (terkutuk) siapa yang merintangi agama Allah s.w.t., terkutuk siapa yang menyesatkan orang buta dari jalanan, terkutuk siapa yang menyembelih menyebut nama selain nama Allah s.w.t., terkutuk siapa yang merusak tanda-tanda di jalan bumi ini atau batas-batas tanah.”
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya sebesar-besar dosa ialah memaki ayah ibunya.” Ketika ditanya: “Bagaimanakah seorang memaki ayah ibunya?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Memaki ayah orang lain lalu dibalas maki ayahnya atau memaki ibunya, maka dibalas dimaki ibunya.”
Abban dari Anas r.a. berkata: “Ada seorang pemuda bernama Alqomah dimasa Rasulullah s.a.w. Pemuda ini rajin ibadat dan banyak sedekah, tiba-tiba ia sakit dan sangat berat sakitnya, maka isterinya menyuruh orang memanggil Rasulullah s.a.w. dan menyatakan bahawa suaminya sakit keras di dalam keadaan nazak sakaratal maut dan saya ingin menerangkan kepadamu keadaannya. Maka Rasulullah s.a.w. menyuruh Bilal, Ali, Salman dan Ammar r.a. supaya pergi ke tempat Alqomah dan memperhatikan bagaimana keadaannya dan ketika telah sampai ke rumah Alqomah mereka langsung masuk kepada Alqomah dan menuntunnya supaya membaca: Laa ilaha illallah, tetapi lidah Alqomah bagaikan terkunci, tidak dapat mengucap dua kalimah syahadah itu, ketika para sahabat itu merasa bahwa Alqomah pasti akan mati, mereka menyuruh Bilal supaya pergi memberitahu hal itu kepada Rasulullah s.a.w.
Rasulullah s.a.w. langsung bertanya: “Apakah ia masih mempunyai ibu dan ayah?” Jawabnya: “Ayahnya telah meninggal, sedang ibunya masih hidup tetapi terlalu tua.” Rasulullah s.a.w. bersabda kepada Bilal: “Ya Bilal, pergilah kepada ibu Alqomah dan sampaikan kepadanya salamku, dan katakan kepadanya: JIka kau dapat berjalan pergi kepada Rasulullah s.a.w., dan jika tidak dapat maka Rasulullah s.a.w. akan datang kesini.” Jawab ibu Alqomah: “Sayalah yang lebih layak pergi kepada Rasulullah s.a.w. Lalu ia mengambil tongkat dan berjalan hingga masuk ke rumah Rasulullah s.a.w. dan sesudah memberi salam ia duduk di depan Rasulullah s.a.w. Maka Rasulullah s.a.w. bertanya: “Beritakan yang benar-benar kepadaku, jika kau dusta kepada ku niscaya akan turun wahyu memberitahu kepadaku, bagaimanakah keadaan Alqomah?” Jawab ibu Alqomah: “Alqomah rajin ibadat sembahyang, puasa dan sedekah sebanyak-banyaknya sehingga tidak diketahui berapa banyaknya.” Rasulullah s.a.w. bertanya lagi: “Lalu bagaimana hubunganmu dengan dia?” Jawab ibu Alqomah: “Saya murka kepadanya.” Rasulullah s.a.w. bertanya: “Mengapa?” Jawab ibu Alqomah: “Kerana ia mengutamakan isterinya lebih daripadaku dan menurut isterinya kepadaku dan menentangku.”
Maka Rasulullah s.a.w. bersabda: “”Murka ibunya, itulah yang mengunci (menutup) lidahnya untuk mengucap dua kalimah syahadah.” Kemudian Rasulullah s.a.w. menyuruh Bilal supaya mengumpul kayu sebanyak-banyaknya untuk membakar Alqomah dengan api itu. Ibu Alqomah bertanya: “Ya Rasulullah s.a.w., puteraku, buah hatiku akan kau bakar dengan api di depanku? bagaimana akan dapat menerima hatiku?” Rasulullah s.a.w. bersabda: ” “Hai ibu Alqomah, siksaan Allah s.w.t. lebih berat dan kekal, kerana itu jika kau ingin Allah s.w.t. mengampunkan dosanya, maka relakan ia (kau harus ridho padanya), demi Allah s.w.t. yang jiwaku ada ditanganNya tidak akan berguna sembahyang, sedekahnya selama engkau murka kepadanya.” Lalu ibu Alqomah mengangkat kedua tangan dan berkata: “Ya Rasulullah, saya mempersaksikan kepada Allah s.w.t. di langit dan kau ya Rasulullah, dan siapa yang hadir ditempat ini bahwa saya telah ridho kepadanya.”
Maka langsung Rasulullah s.a.w. menyuruh Bilal pergi melihat hal keadaan Alqomah, apakah sudah mengucap Laa ilaha illallah atau tidak, kuatir kalau-kalau ibu Alqomah mengucapkan itu hanya kerana malu pada Rasulullah s.a.w. dan tidak pada hatinya. Apabila Bilal sampai di pintu rumah Alqomah tiba-tiba terdengar  suara Alqomah membaca Laa ilaha illallah. Lalu Bilal masuk dan berkata: “Hai orang-orang, sesungguhnya murka ibu Alqomah itu yang menutup lidahnya untuk mengucap dua kalimah syahadah dan ridhonya kini melepaskan lidahnya, maka matilah Alqomah pada hari ini.” Maka datanglah Rasulullah s.a.w. dan menyuruh supaya segera dimandikan dan dikafankan, lalu disembahyangkan oleh Rasulullah s.a.w. Dan sesudah dikuburkan Rasulullah s.a.w. berdiri di atas tepi kubur sambil berkata: “Hai sahabat Muhajir dan Anshar, siapa yang mengutamakan isterinya daripada ibunya maka ia terkena kutukan (laknat) Allah s.w.t. dan tidak diterima daripadanya ibadat fardhu dan sunatnya.”
Ibu Abbas r.a. ketika mengertikan ayat (Yang berbunyi): Wa qodho rabbuka alla ta buda illa iyyaahu, wabil walidaini ihsana, imma yablughanna indakal kibara ahaduhuma au kilahuma fala taqul lahuma uf wala tanharhuma waqul lahuma qoulan karima. (Surah Al Isra ayat 23) (Yang bermaksud) Tuhanmu telah menyuruh supaya kamu jangan menyembah (mengesakan) selain padaNya. Dan terhadap kedua ibu bapa harus berbakti (taat dan baik) apabila telah tua salah satunya atau keduanya disisimu, maka jangan menunjukkan sikap jemu atau berkata: Cih, kepada keduanya, umpama jika kau samapi membuang kencing atau najis ibu atau bapa, maka jangan kau tutup hidungmu dan jangan muram mukamu sebab keduanya telah mengerjakan semua itu di masa kecilmu, dan jangan membentak keduanya dan berkatalah dengan lemah lembut, sopan santun, ramah tamah dan hormat.
Ibu Abbas r.a. ketika mengartikan ayat (Yang berbunyi): Wakh fidh lahuma janahadzdzulli minarrahmati, waqul Robbir hamhuma kama robbayani shorghira. (Surah Al Isra ayat 24) (Yang bermaksud) Dan rendahkan dirimu kepada keduanya serendah-rendahnya dan doakan keduanya: “Ya Tuhan, Kasihanilah kedua ibu bapaku sebagaimana keduanya telah memeliharaku dimasa kecil.
Mengenai kewajiban terhadap keduanya dimasa hidup hingga mati, dengan selalu mendoakan untuk keduanya sesudah matinya. Seorang ulama tabi’in berkata: “Siapa yang mendoakan kedua ibu bapanya tiap hari lima kali berarti telah menunaikan kewajipannya terhadap kedua ibu bapanya” Sebab Allah s.w.t. berfirman (Yang berbunyi): “An usy kurli wali walidaika, ilayyal mashir. (Yang bermaksud): “Bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibu bapamu, kepadaKu kau akan kembali.
Bersyukur kepada Allah s.w.t. dan mengerjakan sembahyang lima waktu tiap hari, maka syukur terhadap ibu bapak juga harus lima kali tiap hari. Firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): ” Robbukum a’lamu bima fi nufusikum in takunu shalihina fa innahu kana lil awwabina ghafura. (Yang bermaksud): “Tuhanmu lebih mengetahui apa yang di dalam hatimu, jika kamu benar-benar baik (solih) maka sesungguhnya Tuhan itu terhadap orang yang salah lalu kembali taubat, ia maha pengampun. (Surah Ali-Isra ayat 25)
Hak yang harus dilaksanakan oleh anak terhadap ibu dan ayah ada sepuluh yaitu:
* Jika orang tua berhajat kepada makan harus diberi makan
* Jika berhajat pada pakaian harus diberi pakaian. Rasulullah s.a.w. ketika menerangkan ayat (Yang berbunyi): “Wa sha hib huma fiddunnya ma’rufa. (Yang bermaksud): “Bantulah kedua orang tua didunia dengan baik, yakni supaya diberi makan jika lapar dan pakaian jika tidak berpakaian.
* Jika berhajat bantuan harus dibantu
* Menyambut panggilannya
* Mentaati semua perintahnya asalkan tidak menyuruh berbuat maksiat dan ghibah (Kasari orang)
* Jika berbicara kepada keduanya harus lunak, lemah lembut dan sopan
* Tidak boleh memanggil nama kecilnya (Jambal/ gelaran)
* Jika berjalan harus dibelakangnya
* Suka untuk orang tuanya apa yang ia suka bagi dirinya sendiri, dan membenci bagi keduanya apa yang tidak suka bagi dirinya sendiri
* Mendoakan keduanya supaya mendapat pengampunan Allah s.w.t. dan rahmatNya Sebagaimana doa Nabi Nuh a.s. dan Nabi Ibrahim a.s. (Yang berbunyi): “Robbigh fir li waliwalidayya robbanagh fir li waliwalidayya wa lil muminin wal mu’minati yauma yaqumul hisab. (Yang bermaksud): “Ya Tuhan kami, ampunkan kami dan kedua ibu bapa kami dan semua kaum muslimin pada hari perhintungan hisab/hari kiamat.
Seorang sahabat berkata: “Tidak suka mendoakan kedua orang tua itu mungkin menyebabkan kesulitan penghidupan anak.” “Dan apakah mungkin memuaskan orang tua yang telah mati?” beliau ditanya. Jawabnya: ” Ya, dengan tiga macam iaitu:
* Dia sendiri menjadi orang soleh sebab menyenangkan kedua orang tuanya
* Menghubungi keluarga dan sahabat-sahabat kedua orang tuanya
* Membaca istighfar dan mendoakan serta bersedekah untuk kedua orang tuanya itu.
Al-Ala’ bin Abdirrahman dari ayahnya dari Abuhurairah r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: ” Jika mati anak Adam putus (terhenti) semua amal perbuatan (kegiatannya), kecuali tiga macam yaitu:
* Sedekah jariah yang berjalan terus (wakaf-wakarnya)
* Ilmu yang berguna (yang diajarkan sehingga orang-orang melakukan ajarannya)
* Anak yang soleh yang selalu mendoakan pengampunan untuknya
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: ” Jangan memutus hubungan pada orang yang dahulu kawan baik pada orang tuamu, niscaya akan padam nur cahayamu.” Seorang dari suku Bani Saliman datang kepada Rasulullah s.a.w. dan bertanya: “Kedua orang tuaku telah mati, apakah ada jalan untuk berbakti pada keduanya sesudah mati itu?” Jawab Nabi muhammad s.a.w.: “Ya, membaca istighfar untuk keduanya dan melaksanakan wasiat keduanya dan menghormati sahabat-sahabat keduanya dan menghubungi keluarga dari keduanya.”(KLIK HERE)

Tuesday, June 12, 2012

10 Kejadian Unik dan Aneh Seputar Keadaan Koma

Kejadian Unik dan Aneh Seputar Keadaan Koma---KLIK HERE

 

Koma (Thinkstock)

Kondisi penyakit atau kecelakaan tertentu bisa membuat seseorang mengalami koma. Tapi ada beberapa kejadian aneh yang dialami seseorang ketika atau setelah bangun dari koma.

Koma adalah kondisi ketidaksadaran jangka panjang yang penderitanya tidak dapat terangsang, bahkan dengan stimulus yang paling menyakitkan sekalipun. Namun, koma bukanlah penyakit, tapi gejala atau respons dari suatu penyakit seperti cedera kepala berat atau adanya serangan masalah metabolisme.

Berikut ini ada 10 kejadian aneh seputar koma yang diambil dari oddee dan dikutip dari HuffingtonPost:


Layla Towsey mengalami koma setelah tertular meningitis B dan meningococcal septicaemia, ia menghabiskan waktu 5 hari di ruang perawatan intensif. Keluarganya diperintahkan untuk memberinya ciuman selamat tinggal, tapi ketika ada yang menyanyikan lagi Mamma Mia dari Abba, tiba-tiba Layla terbangun dan sadar dari komanya.


Ya Wen (3 tahun) secara misterius menjadi kecanduan rokok dan bir setelah ia selamat dari kecelakaan di jalan dan koma selama 5 hari. Kepribadian bocah perempuan ini berubah setelah meninggalkan rumah sakit, ia mulai merokok di kamar mandi bahkan sampai sebungkus, minum bir dan menyukai pakaian laki-laki.


Laki-laki (22 tahun) mengalami koma akibat cedera kepaal serius dan patah leher serta punggung akibat kecelakaan di Portsmouth. Setelah koma selama 41 hari, ia tersadar dan mengucapkan kata kasar pada ibunya. Meski begitu sang ibu merasa lega karena anaknya bisa sadar kembali dan ia optimis bahwa anaknya akan pulih dengan baik.


Valerie Lea (35 tahun) menderita flu babi dengan kondisi buruk dan dirawat di rumah sakit akibat kesulitan bernapas saat ia hamil 27 minggu. Untuk menyelamatkan nyawa ibu dan anak, dokter memutuskan menempatkan ibu dalam keadaan koma dan melakukan operasi caesar. Seminggu kemudian ia baru sadar dan mendapati perutnya sudah rata dan menyadari bahwa bayinya sudah dikeluarkan.


Liz Skies mengalami koma berminggu-minggu karena menderita kerusakan otak akibat mengalami kekerasan dan kejang berkepanjangan. Untuk menyelamatkan nyawanya, dokter mengambil keputusan untuk merangsang Liz menjadi koma. Tapi saat bangun ia kehilangan memori jangka pendek, tidak bisa melakukan tugas-tugas sederhana dan harus kembali belajar berjalan serta berbicara.


Seorang ibu 53 tahun dari Pitsmoor, Sheffield harus berjuang melawan kondisi media langka penyakit sleeprelated cataplexy sejak akhir remaja yang membuatnya jadi koma setiap kali mengatakan 'Aku Mencintaimu' pada anak-anaknya. Ia bisa koma setiap kali emosional seperti tertawa, menangis.


Sandra Ralic (13 tahun) membuat dokter bingung, gadis yang sebelumnya berbahasa Krosia berubah menajdi fasih berbahasa Jerman setelah mengalami koma 24 jam. Namun dokter belum dapat mengetahui apa yang menyebabkan ia fasih bahasa Jerman dan lupa bahasa Kroasia setelah koma.


Kakek Frail Angelo De Luca (81 tahun) berubah menjadi seorang pecandu seks setelah mengalami koma selama 4 hari akibat jatuh dari pohon plum di rumah keluarganya. Kondisi yang dialami si kakek ini membuatnya dijadikan tahanan rumah oleh keluarganya serta tidak bisa mengatur urusannya sendiri.


Terry Wallis (39 tahun) mengalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh dari leher ke bawah dan mengalami koma. Namun setelah 19 tahun koma, ia berhasil sadar kembali meski mengalami kerusakan otak yang membuat memorinya terjebak di tahun 1984.


Setelah bertahun-tahun menderita sakit luar biasa akibat gangguan neuromusculer yang disebut dengan reflex sympathetic dystrophy (RSD), John Roach (50 tahun) memutuskan pengobatan baru yang kontroversial yaitu membuatnya jadi koma dengan induksi ketamin.



10 TEMPAT UNIK DAN MENAKJUBKAN DI DUNIA

10 Tempat Menakjubkan Didunia (KLIK HERE)


1. Amazon (Amerika Selatan)----KLIK HERE
Amazon Rainforest, juga dikenal sebagai Amazonia, hutan Amazon atau Amazon Basin, meliputi tujuh juta kilometer persegi (1,7 miliar hektar), meskipun hutan itu sendiri menempati sekitar 5,5 juta kilometer persegi (1,4 miliar hektar), terletak di sembilan negara.
Amazon mewakili lebih dari setengah hutan hujan yang tersisa di planet ini dan terdiri dari saluran terbesar dan paling kaya spesies hutan hujan tropis di dunia. Sungai Amazon adalah sungai terbesar di dunia dengan volume, dengan total aliran sungai lebih besar dari sepuluh besar di seluruh dunia dikombinasikan.
foto
Hal ini menyumbang sekitar seperlima dari aliran sungai total dunia dan memiliki cekungan drainase terbesar di planet ini. Tidak jembatan silang tunggal Amazon.
angel falls
Angel Falls adalah air terjun tertinggi di dunia, dengan ketinggian 1.002 m, dan terletak di Taman Nasional Canaima Bolivar, di sepanjang perbatasan Venezuela dengan Brasil. Air tejun ini memiliki lebih dari 19 kali lebih tinggi dari Niagara Falls.
3. Bay of Fundy (Kanada)-------KLIK HERE
Teluk Fundy yang terkenal karena pasang surut tertinggi di planet (16,2 meter atau 53 kaki). Satu ratus miliar ton air laut mengalir masuk dan keluar dari Teluk Fundy dua kali sehari – air lebih dari aliran gabungan dari semua sungai segar di dunia air. pasang ekstrem Fundy’s membuat ekosistem laut yang dinamis dan beragam.
foto
Teluk ini terkenal untuk formasi batuan pesisir, efek pasang surut yang ekstrim (vertikal, horisontal, jeram dan membosankan) dan pembangunan pesisir berkelanjutan. Ini juga merupakan tempat mencari makan penting internasional untuk burung migran, habitat hidup bagi paus Hak langka dan terancam punah, salah satu tanaman dunia yang paling signifikan dan hewan wilayah penemuan fosil.Teluk Fundy terletak antara provinsi-provinsi Kanada New Brunswick dan Nova Scotia di pantai timur Amerika Utara.
foto
Laut Mati adalah danau garam antara Tepi Barat / Palestina / Israel dan Yordania barat ke timur. Pada 420 meter di bawah permukaan laut, pantainya adalah titik terendah di bumi yang ada di lahan kering. Dengan 30 salinitas persen, adalah 8,6 kali lebih asin dari laut.
foto
Great Barrier Reef adalah sistem terumbu karang terbesar di planet ini, dengan sekitar 3.000 terumbu individu dan 900 pulau-pulau peregangan untuk 2.600 km lebih dari area dengan luas sekitar 344.400 km persegi. Ini adalah struktur tunggal terbesar yang dibuat oleh makhluk hidup dan dapat dilihat dari luar angkasa.
foto
Iguazu Falls, di Iguazu River, adalah salah satu air terjun terbesar di dunia. Mereka memperpanjang lebih dari 2.700 m (hampir 2 mil) dalam bentuk setengah lingkaran. Dari 275 jatuh yang secara kolektif membentuk Iguassu Falls, “Devil’s Throat” adalah yang tertinggi di 80 m tingginya.
Iguazu Falls berada di perbatasan antara negara Brazil ParanĂ¡ dan provinsi Misiones Argentina, dan dikelilingi oleh dua Taman Nasional (BR / ARG). Keduanya hutan subtropis yang tuan rumah untuk ratusan spesies langka dan terancam punah flora dan fauna.
foto
Dengan tiga kerucut gunung berapi, Kibo, Mawensi, dan Shira, Gunung Kilimanjaro adalah gunung api strato-aktif di Tanzania utara-timur.
Ini adalah gunung yang berdiri bebas tertinggi di dunia, naik 4.600 m dari dasar, dan termasuk puncak tertinggi di Afrika pada 5.895 meter.
foto
Puerto Princesa Sungai bawah tanah Taman Nasional terletak sekitar 50 km sebelah utara Kota Puerto Princesa, Palawan, Filipina. Ini fitur karst batu kapur lanskap gunung dengan km 8.2. dinavigasi sungai bawah tanah. Sebuah fitur yang membedakan sungai adalah bahwa angin melalui sebuah gua sebelum mengalir langsung ke Laut Cina Selatan.
Ini mencakup formasi utama dari stalaktit dan stalagmit, dan beberapa ruang besar. Bagian bawah sungai dikenakan pengaruh pasang surut. Sungai bawah tanah yang terkenal sebagai terpanjang di dunia. Di mulut gua, laguna yang jelas dibingkai oleh pohon-pohon tua yang tumbuh tepat untuk tepi air. Monyet, kadal monitor besar, dan tupai menemukan ceruk mereka di pantai dekat gua.
foto
Delta Sundarbans, di mulut sungai Gangga, merupakan hutan bakau terbesar di dunia, tersebar di seluruh bagian Bangladesh dan West Bengal, India.
Sundarbans fitur jaringan kompleks saluran air pasang surut, hamparan lumpur dan pulau-pulau kecil hutan mangrove garam-toleran.
Daerah ini dikenal dengan jangkauan luas fauna, dengan harimau Royal Bengal yang paling terkenal, tetapi juga termasuk burung banyak, melihat rusa, buaya dan ular.
foto
Uluru (Ayers Rock) adalah salah satu ikon yang paling dikenali Australia alam.
Pembentukan batu pasir yang terkenal di dunia berdiri 348 m di atas permukaan laut dengan sebagian besar curah bawah tanah, dan langkah-langkah 9,4 km di lingkar. Uluru muncul untuk mengubah warna cahaya yang berbeda serangan itu pada waktu yang berbeda dari hari dan tahun.